Dear Allah,

Dear Allah,

Dear Allah,sumber kekuatanku…lebih dari cahaya yang menerangi, udara yang meliputi, dan mata air yang menghapus dahaga…

Kau yang paling tahu bahwa diri ini lemah dan sering melemahkan diri, tapi Engkau pula yang mengetahui bahwa jiwa ini kuat, melebihi raganya…

Engkau yang paling tahu betapa buruknya hati ini dan dengan kasih sayangMu, Kau selimuti kejelekanku hingga tersembunyi di mata orang lain.

Allah,

kali ini aku bercermin, aku menemukan cermin yang buram. Ku tatap cermin itu, aku melihat samar wajah seorang gadis, jelek, penuh dengan noda, sedikit aura cahaya. Saat itu juga aku sadar bahwa itu diriku tanpa kau tutupi buruknya hatiku.

Allah,

selimutilah aku dengan lebih banyak kasih sayangMu,

tuntun aku benahi satu persatu,

agar aku tak malu menghadapkan wajahku padaMu.

Karena dalam setiap do’aku, selalu ingin mencintaiMu, dan sebagai seseorang yang ingin dicintai aku tak ingin menemuiMu dengan wajah yang buruk karena hati yang kotor.

Ijinkan bidadari itu cemburu kepadaku…

bidadari yang masih aku cemburui setengah mati. Bidadari yang Engkau cintai…

Ijinkan aku mencintai melebihi apapun…

via: http://puspawkpunyacerita.tumblr.com/

Advertisement

About puspa widya kencana S.G

"Cukuplah Allah bagiku;tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy (singgasana) yang agung." (Q.S.At Taubat, 129) “Jika Allah memberi kesempatan untuk mengulang waktu dan bertanya ingin menjadi apa diriku sewaktu belum di turunkan ke bumi, aku pasti dengan senang hati akan mengatakan ingin menjadi diriku yang sekarang… um, mungkin dengan tambahan kalimat, “pribadi dua tingkat lebih baik lagi…”.=p Nggak ada yang perlu di sesali dalam hidup ini, keluarga, pengalaman hidup pahit, sakit dan manis, semua amarah, benci, luka, canda. Semua persahabatan, semua permusuhan, pertemanan, perjumpaan, perpisahan, dilupakan, dikecewakan, dibanggakan, dipuji, dicaci, menangis… tertawa, dan bahagia. 18 tahun hidup yang penuh warna. Kenapa harus nggak bersyukur? Karena jika aku bukanlah seorang Puspa Widya Kencana, tentu aku tidak akan merasakan betapa penting aku harus meraih kebahagiaanku, merencanakannya dan berusaha meraihnya... Di mata kuliah pengantar ilmu sosiologi di jelasin tentang perspektif Struktural Fungsional, yang pada dasarnya manusia diibaratkan sebagai organisme biologis dimana masyarakat adlh mrupakan sebuah sistem yang setiap unsur-unsurnya saling berkaitan, memiliki pola keteraturan tertentu dan memiliki fungsi yang khas utk menunjang keberlangsungan hidup. Nah, kalau mau di hubung-hubungin dengan manusia... bahasa indah (/kacau)nya Puspa rangkai,” setiap diri manusia itu penting, khas, kerena dia punya posisi dan peran yang berkaitan dengan orang lain, dan ketika diri itu tidak memainkan perannya, menarik dirinya hilang (dari lingkungannya belum pada waktunya) maka akan ada ketidakharmonisan yang terjadi di diri dan sekitarnya.” Tolong untuk tidak memasukan teori ini kedalam tulisan ilmiah apapun…hhe… Jadi, kenapa mesti tidak bersyukur menjadi diri yang khas itu…? (Renungan yang tak kunjung usai untukku di malam-malam ketika melakukan kesalahan kepada orang-orang yang ku sakiti karena perbedaan…), “maaf…” Karena pribadi dan hidup kita diciptakan dari berbagai unsur menakjubkan yang Allah berikan berada di sekitar kita… Hingga akhirnya sampai pada saat kita bermimpi, berfikir, bertindak dan berdo’a… Dan akhirnya sampai kita sadari bahwa hidup itu memang sebuah pilihan… Ingin terus disakiti karena merasa tidak sempurna, atau maju untuk mendapatkan kebahagiaan... Ingin terus berada di tempat yang sama, atau beranjak menuju tempat yang lebih bercahaya… That’s it! Atau lebih… Karena Allah SWT itu Maha Adil… Maha Bijaksana.

6 Responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s